Thursday, August 27, 2015

7 kutukan batu permata bertuah

Ada tebusan yang harus dibayar mahal saat seseorang berniat memiliki batu permata terkutuk yang bertuah ini, tak hanya kehilangan uang akan tetapi nyawa sang pemilik pun direnggut oleh batu-batu permata yang nilai keindahannya tiada bandingannya di dunia ini. 
7 kutukan batu permata bertuah terkenal ini telah banyak merenggut korban, kesialan, nasib apes, biang keladi pertikaian sampai kematian akan menimpa bagi orang-orang yang memilikinya. Pernahkah anda mendengar misteri tentang batu permata terkenal Black Orvor, The Hope Diamond ? Atau yang baru-baru ini terjadi pada tahun 2015 dimana ada tragedi kutuk batu bacan di Indonesia, keanehan batu akik yang dapat tumbuh di kepala seorang pria asal lubang buaya pondok gede. Biar gak penasaran simak kisah Fenomena 7 kutukan batu permata bertuah terkenal di dunia ini:
1. Batu Safir Ungu Delhi di Kuil Kanpur India

7 Kutukan Batu Permata Bertuah
Batu Safir Ungu Delhi atau yang lebih terkenal dengan The Delhi Purple Sapphire sebenarnya bukanlah jenis batu berlian langka. Batu ini pun juga sebenarnya bukan batu safir, tetapi batu amethyst atau kecubung yang berwarna ungu violet. Permata berwarna ungu ini ditemukan sekitar 30 tahun yang lalu oleh Peter Tandy, kurator di Natural History Museum di London. 
Batu Permata yang disumbangkan oleh Edward Heron Allen, seorang penulis terkemuka Inggris itu ditemukan tergeletak di salah satu lemari, terpasang pada sebentuk perhiasan yang dihiasi simbol-simbol aneh dan disegel dalam kotak berselubung kertas-kertas mantra yang dilengkapi peringatan berbunyi, "Barang siapa yang hendak membukanya, bacalah peringatan ini terlebih dahulu, dan kemudian lakukan apa yang kamu mau dengan permata ini. Saranku adalah untuk lemparkan saja ke dalam laut kalau tidak ingin nasib sial menimpa anda"
Pertama kali batu ini dibawa ke Inggris oleh Kolonel W. Ferris, seorang tentara kavaleri Bengali. Segera setelah kepulangannya ke Inggris bersama permata tersebut, seluruh keluarga Ferris tampaknya dilanda masalah keuangan dan kesehatan. Kemudian batu kecubung itu diberikan kepada salah seorang teman dari keluarga Ferris yang beberapa waktu kemudian tiba-tiba bunuh diri. Edward Heron-Allen sendiri menjadi pemilik terakhir permata itu. Ia mengklaim sejak memiliki permata itu ia mengalami serangkaian kemalangan dan nasib buruk yang menyebabkan dia percaya bahwa safir itu terkutuk.
Bahkan saking takutnya Heron-Allen mengaku dirinya telah membuang safir itu ke dalam Regent's Canal. Tetapi aneh tapi nyata, permata ini kembali lagi ke tangannya beberapa bulan kemudian entah bagaimana caranya. Dan kabarnya hingga kini batu permata bertuah ini masih mendatangkan kesialan bagi siapapun yang ingin mencoba memindahkannya.
2. Misteri Kutukan The Hope Diamond

Berlian dikenal karena pemotongannya dan kecemerlangannya yang luar biasa; Berlian besar 45,52 karat yang terkenal bernama Blue Hope Diamond tidak terkecuali. Tapi apa yang membedakannya dari berlian-berlian lainnya adalah legenda kutukan yang menakutkan yang melekat padanya. Saat ini berlian Hope dipajang di Museum Sejarah Alam Smithsonian di Washington, DC. Misteri Kutukan Hope Diamond awalnya berasal dari tambang Kollur di Golconda dan dipahatkan pada patung dewi Sita yang berada di dalam sebuah kuil di India. Sejak berlian ini dicuri dari kuil, ia telah melewati beberapa tangan, dan tangan-tangan tersebut menyentuh kutukan yang mengerikan..
Kutukan Hope Diamond meninggalkan jejak kematian atau kemalangan pemiliknya dari saat berlian ini dicuri oleh orang Perancis Jean Baptiste Tavernier, seorang pedagang perhiasan yang banyak bepergian tahun 1642. Tepat setelah menjualnya kepada Raja Louis XIV, Tavernier menemui akhir yang tragis dalam perjalanan berikutnya ke India di mana anjing liar merobek tubuhnya menjadi beberapa bagian. Setelah dibeli oleh Raja Louis XIV, Berlian ini mendapatkan nama kerajaan 'Blue Diamond of the Crown' dan pemotongan baru yang mengubahnya menjadi batu berlian berbentuk hati 67-1/8 karat. 
Nasib sial yang dibawa oleh Hope Diamond menyerang lagi ketika berlian ini diwariskan kepada Louis XVI dan ratunya Marie Antoinette. Keduanya digulingkan dan dipenggal kepalanya selama Revolusi Perancis tahun 1789. Selama krisis politik Prancis, perhiasan kerajaan termasuk Hope Diamond ditempatkan di Meuble Garde- di mana mereka berulang kali dicuri. Dengan berjalannya waktu, sisa perhiasan itu ditemukan lagi tapi berlian biru tetap tidak ditemukan dan tidak diketahui untuk beberapa waktu.
Sebelum berlian ini terlihat lagi di London, Berlian Hope mungkin telah menjadi milik Ratu Spanyol Maria Louisa pada tahun 1800. Selama periode itu, Berlian Hope dibentuk kembali oleh Wilhelm Fals, tukang perhiasan Belanda. Dia meninggal dalam kesedihan karena berlian itu dicuri oleh anaknya Hendrick, yang kemudian bunuh diri di bawah pengaruh kutukan berlian. Setelah itu, berlian itu dibeli oleh Henry Philip Hope tahun 1813 dan sejak saat itu disebut 'Hope Diamond'. 
Berlian itu meninggalkan jejak atas kemalangan dalam keluarga Hope dengan mengecilkan kemakmuran mereka dan mengarah ke kebangkrutan. Setelah kematian Henry Hope, berlian itu diwariskan kepada cucunya, Lord Francis Hope,  yang mencoba berulang kali untuk mendapatkan izin dari pengadilan untuk menjualnya. Pada tahun 1901, permintaannya itu akhirnya dikabulkan tepat saat dia telah mencapai tahap terburuk dari perjudian dan kebangkrutan.
Sementara itu, kutukan Hope Diamond juga mengenai beberapa korban orang terkenal. Berlian ini dicuri dari tangan Kanitowski, pangeran Rusia, oleh Lorens Ladue, aktor Perancis yang kemudian ditembak mati di atas panggung oleh Kanitowski. Dia sendiri tidak terhindar dari kutukan berlian karena setelah itu dia ditikam sampai mati oleh kaum revolusioner. Simon Montharides, orang yunani yang pernah memiliki berlian ini, jatuh dalam jurang bersama keluarganya dalam kecelakaan mobil. 
"Kutukan Batu Permata Bertuah" The Hope Diamond ini juga pernah menimpa Sultan Turki Abdul Hamid II sebagai empu pemilik berikutnya, dia diturunkan dari takhta pada tahun 1909 setelah mengeksekusi istrinya dengan alasan pengkhianatan. Tak berhenti sampai disitu, Hope Diamond melakukan perjalanan ke amerika serikat bersama tukang perhiasan Simon Frankel yang pergi ke toko perhiasan Pierre Cartier, untuk mencari calon pembeli. 
Pencariannya berakhir dengan bertemunya dia dengan sosialita kaya yang eksentrik bernama Evalyn Walsh McLean, yang setuju untuk membelinya setelah mendengar cerita aneh tentang kutukan berlian tersebut. Dia bertekad untuk mengubah kutukan itu menjadi keberuntungan, tetapi yang dihadapinya kemudian adalah pukulan musibah terhadap banyak keluarganya. Putranya meninggal dalam kecelakaan mobil, putrinya bunuh diri sementara suaminya menjadi gila dan meninggal di rumah sakit jiwa.
batu bertuah
Setelah kematian Evalyn McLean, Diamond Hope dijual pada tahun 1949 dan dibeli oleh sebuah toko perhiasan New York bernama Harry Winston. Mungkin terpengaruh oleh cerita tentang kutukan nya, Winston memutuskan untuk menyumbangkan berlian tersebut ke Museum Sejarah Alam Smithsonian, yang merupakan tempat terakhirnya saat ini.
Dikatakan bahwa kutukan Diamond Hope begitu kuatnya sehingga ketika disampaikan ke museum dalam kotak cokelat polos oleh tukang pos USPS James Todd, ia mengalami cedera kaki karena ditabrak truk. Tragedi berlanjut pada Todd, karena setelah itu istrinya meninggal karena serangan jantung, anjingnya mati tercekik tali dan akhirnya rumahnya terbakar oleh api.ei Yohe, aktor yang konon pernah memiliki Hope Diamond mencoba membuat film seri 15 episode mengenai legenda kutukan Hope Diamond, yang berjudul "The Hope Diamond Mystery". 
Serial ini menceritakan kemalangan pribadinya yang disebabkan oleh kepemilikan Berlian Hope, juga bersama beberapa tokoh fiksi yang dia munculkan dalam film sebagai korban kutukan Hope Diamond. Meskipun usahanya untuk memperoleh perhatian melalui Hope Diamond tidak berbuah, faktanya tetap bahwa kutukan Hope Diamond memberikan tragedi kepada banyak tukang perhiasan dan perantara yang tak dikenal yang entah bagaimana terlibat dalam penanganannya.
3. Fenomena Aneh Blue Diamond

Blue Diamond atau 'Berlian Biru', sebongkah berlian 50 karat berwarna biru yang satu ini berasal dari Arab Saudi. Kabarnya seorang pegawai asal Thailand mencuri permata seharga 20 juta dollar AS itu dari sebuah istana Saudi pada tahun 1989 dan menyelundupkannya ke Thailand.
Upaya penyelidikan pencurian permata ini kabarnya mengakibatkan kematian misterius beberapa orang, mulai dari pembunuhan Mohammed Al-Ruwaili, seorang pengusaha Saudi serta kematian tiga diplomat yang melakukan perjalanan ke Thailand untuk menyelidiki pencurian Blue Diamond. Sementara 20 orang yang dicurigai terlibat dengan kasus pencurian ini diyakini telah meninggal dengan cara tak wajar.
Kasus pencurian berujung serangkaian kematian yang di media massa dikenal sebagai Blue Diamond Affair ini sendiri sampai sekarang masih menjadi sumber pertikaian antara pemerintah Arab Saudi dan Thailand. Dan keberadaan Blue Diamond tak diketahui hingga detik ini.
4. Regent Diamond "Berlian Langka Di Dunia"

The Regent Diamond adalah berlian langka yang menjadi salah satu koleksi berharga di Museum Louvre, Prancis. Berlian ini juga dikenal dengan nama Pitt Diamond karena sempat dimiliki oleh gubernur India, Thomas Pitt. Berlian ini ditemukan di tambang Kollur, Andhra Pradesh, India. Kala itu Regent Diamond bernilai 410 karat. Pada tahun 1698, seorang budak menyelundupkan berlian ini dengan menyembunyikannya di dalam luka menganga di kakinya. Dalam pelayaran, seorang kapten Inggris kemudian membunuh sang budak dan merampas berlian itu darinya.
Berlian ini sempat dikenakan sejumlah tokoh terkenal dalam sejarah seperti Louis XV, Louis XVI, Marie Antoinette, dan Napoleon Bonaparte. Sekarang berlian itu sudah tak utuh lagi. Mengalami beberapa kali proses pemotongan, sekarang Regent Diamond yang disimpan di Louvre masing-masing bernilai 141 karat. Mungkinkah berlian ini ikut ambil bagian dalam nasib malang yang dialami para tokoh terkenal dalam sejarah tersebut ?
5. Legenda Berlian Orlov

The Orlov adalah besar berlian berwarna putih cemerlang dan berbentuk setengah telur ayam yang merupakan bagian dari koleksi Diamond Fund di Kremlin Moskow. Berlian Orlov yang satu ini juga permata langka yang dicuri dari India. The Orlov ditambang di Tambang Kollur, Andhra Pradesh , India dan tadinya berada di kuil Hindu Sri Ranganathaswamy di Srirangam, Tamil Nadu, India. Berlian ini dicuri pada tahun 1747. 
Berlian ini kemudian sampai di tangan Count Grigory Orlov, seorang bangsawan Rusia yang kemudian namanya diabadikan sebagai nama berlian tersebut. Count Orlov dikenal sebagai kekasih Catherine Agung dari Rusia yang ikut berjasa dalam penggulingan suami sang ratu, Peter III dan mengantarkan sang ratu menjadi penguasa. Berlian ini dihadiahkan Orlov pada sang ratu sebagai tanda cinta. Berlian 189,60 karat itu kemudian dipasang pada tongkat kekaisaran milik sang ratu.
Tetapi saat itu sang ratu sudah mengalihkan cintanya kepada pria lain, yaitu Grigori Alexandrovich Potemkin. Walaupun sang ratu tidak pernah melupakan jasa Orlov dan menganugerahkan berbagai hadiah mewah untuknya, tetapi Orlov tetap merasa dikhianati. Akhirnya sang count mengucilkan diri dan mulai terganggu jiwanya. Kemudian dia dikabarkan meninggal dalam kesendiriannya.
6. Permata Terkenal Mata Sang Brahma (The Eye of Brahma)

kutukan permata terkenal di dunia
Permata 67,50 karat ini dikenal dengan nama The Eye Of Brahma atau 'Mata Sang Brahma'. Black Orlov diperkirakan ditemukan di sebuah tambang India pada awal abad 19. Permata ini sebenarnya berwarna abu-abu gelap, tetapi karena begitu pekatnya hingga tampak seperti berwarna hitam.
Cerita tentang berlian ini ternyata segelap warnanya. Menurut keterangan dari situs Diffraction Diamonds, Black Orlov diyakini pernah tertanam pada patung Dewa Brahma. Permata berharga itu kemudian dicuri oleh seorang biarawan dan berpindah kepemilikan hingga beberapa kali. Hal itulah yang menjadi asal-usul kutukan yang konon meliputi berlian ini. Legenda mengatakan bahwa tiga pemilik Black Orlov mati karena bunuh diri.
Kutukan itu pertama kali terungkap pada tahun 1932, ketika seorang pedagang berlian JW Paris membawa Black Orlov ke Amerika Serikat untuk dijual. Setelah berhasil menjual berlian tersebut, tanggal 7 April pada tahun yang sama Paris meloncat dari gedung pencakar langit 5th Avenue Manhattan karena alasan yang tidak diketahui. 
Korban kedua kutukan adalah Putri Leonila Viktorovna-Bariatinsky dari Rusia. Sang putri menghabisi nyawanya dengan cara yang ama seperti Paris. Selanjutnya kutukan berlian itu jatuh kepada Putri Nadia Vygin-Orlov, kerabat putri Leonila yang menjadi pewaris selanjutnya Black Orlov. Sang putri menghabisi nyawanya satu bulan setelah kematian Putri Leonila, lagi-lagi dengan cara melompat dari atas gedung.
Berlian tersebut kemudian berpindah tangan kepada Charles Wilson pada tahun 1950-an. Atas perintah Wilson Black Orlov dipotong dan dijadikan perhiasan baru. Sejak itu tak ada lagi kisah insiden kematian yang berkaitan dengan berlian itu terdengar. Bahkan bintang Desperate Housewives, Felicity Huffman sempat memakai berlian ini dalam perhelatan Oscar, dan sampai saat ini sang aktris masih sehat walafiat.
7. Batu Bacan Terkutuk Dari Indonesia
Tak hanya batu-batu permata tersohor dunia yang menjadi "fenomena kutukan batu permata bertuah" mengerikan buat sang manusia yang memilikinya. Di Indonesia sendiri ada tragedi yang jauh lebih mengerikan yang tak dapat dicerna dengan akal logika, untuk lebih jelasnya lihat pada artikel saya sebelumnya Kutukan Batu Akik Bacan Bertuah yang tumbuh di kepala manusia.
SUMBER BY KEJADIANANEH.COM

0 comments:

Post a Comment