Monday, October 12, 2015

Burung Langka Dibunuh ! Menuai Kecaman Komunitas Ilmuwan-BANDAR CEME

BANDAR CEME

Burung Langka Dibunuh ! Menuai Kecaman Komunitas Ilmuwan

Burung Langka Dibunuh Menuai Kecaman Komunitas Ilmuwan-BANDAR CEME



Seorang peneliti Amerika Serikat memicu kemarahan setelah membunuh seekor burung langka dan cantik beberapa saat setelah dia memotretnya untuk pertama kali.

Burung Moustached Kingfisher atau yang biasa dikenal sebagai "burung setan" karena sangat langka telah lama diketahui hidup di Kepulauan Solomon.

"Kami sudah mencarinya dengan sungguh-sungguh namun burung itu nampaknya di luar deteksi kecuali hanya lewat suara dan cerita," kata Chris Filardi, seorang ilmuwan yang bekerja untuk American Museum of Natural History seperti dikutip Washington Post.

"Mereka adalah hantu sampai mereka menunjukkan diri dan kemudian mereka pergi lagi. Mungkin untuk sehari, mungkin untuk setahun, mungkin selama seabad," lanjutnya.

Namun ketika sang ilmuwan mendengar suara burung itu, dia kemudian menelusurinya dan membunuhnya.


Filardi adalah direktur Pacific Programs pada institusi itu menyatakan bahwa dia "mengumpulkan burung itu sebagai sebuah specimen untuk studi lainnya"

Meskipun aksinya itu dikecam sebagai "pembantaian yang tak diperlukan" oleh komunitas ilmuwan, Filardi mengatakan bahwa sebenarnya burung jenis ini "tidak langka".

Burung Langka Dibunuh ! Menuai Kecaman Komunitas Ilmuwan

Burung Langka Dibunuh Menuai Kecaman Komunitas Ilmuwan-BANDAR CEME

BANDAR CEME-Menajawab kritik yang disampaikan kepadanya, dia mengatakan,"Meskipun penampakan dan informasi mengenai burung ini langka dalam komunitas ornitologi, burung ini sebenarnya tidak langka."

"Saat saya menulis dari lapangan, inilah jenis burung yang sedikit sekali diketahui dan sukar dipahami oleh ilmu pengetahuan barat -- tidak langka atau terancam punah," tulis Filardi dalam jurnal lapangan saat penelitian.

Tanggapannya itu tidak mendapat dukungan dari Marc Bekoff, seorang professor emeritus dalam bidang ekologi dan biologi evolusioner di University of Colorado, yang menyebutukan kematian burung itu "mengerikan".

"Kapan pembunuhan terhadap binatang lain akan berhenti? Kita perlu memberikan pertanyaan serius ini sebagai pertimbangan karena terlalu banyak riset dan konservasi biologi yang mengerikan dan seharusnya tidak demikian," katanya seperti dikutip Huffington Post.

"Pembunuhan atas nama konservasi atau aas nama pendidikan atau atas nama apapun haruslah dihentikan. Ini salah dan memberikan preseden yang buruk bagi penelitian masa depan dan bagi anak-anak kita," lanjutnya.

PENGEN MUTAR DANA?COBAIN BANDAR CEME DI SINI!
Burung Langka Dibunuh Menuai Kecaman Komunitas Ilmuwan-BANDAR CEME

0 comments:

Post a Comment