Saturday, October 10, 2015

BANDAR CEME-foto zaman dulu tanpa senyuman

BANDAR CEME

Foto zaman dulu tanpa senyuman


Cara potret dibikin bisa macam-macam. Kadang momen gambar terekam tanpa rencana alias candid - pose tanpa reka-reka, si 'model' absen melatih gaya. Tapi, sering pula foto terjadi dengan kesiapan sepenuh-daya dari para calon objeknya.

Dan untuk yang terakhir, mantra digdaya pembetot senyum taksungkan dirapal sekalian juru foto: Cheese!

Bukan, Mr. Photographer sungguh tidak pengin minta keju sebagai imbalan, apalagi sebentuk suap. Para mahasiswa jurusan fotografi pun agaknya ogah menyiapkan tugas akhir bertema "Peran Keju dalam Produksi Foto".

Insya Allah, itu cuma akal-akalan Mat Kodak supaya wajah-wajah dalam potret jadi asyik dilihat: semacam etalase kepribadian sewaktu.

Lha, lantas bagaimana dengan foto lama? Sudah tampilannya B/W suram (yang kadang) tinggi kontras, isinya pun penuh rupa kaku-beku sebagai Sphinx.


BANDAR CEME-foto zaman dulu tanpa senyuman


Foto zaman dulu tanpa senyuman

BANDAR CEME-Di sini, yang asyik, biasanya, adalah main tunjuk kambing hitam, yang memang punya susu juga. Tapi, jangan asal mengambinghitamkan produk turunan susu. Selain karena kata "cheese" di ranah fotografi baru tercatat pada dasawarsa 1940-an, konon banyak alasan wajah-wajah ratusan tahun silam yang tercetak pada foto seperti takhendak berbagi keriangan.

Menurut The Guardian, awan keseriusan yang banyak bergayut di wajah-wajah pada foto era Victoria - yakni zaman kekuasaan ningrat Inggris, Ratu Victoria pada 1830-an hingga awal 1900-an - tidak berarti menunjukkan kekusutan karakter.

Tersembunyi di balik wajah-wajah itu, pribadi yang hangat dan penuh kasih takmuskil berdiam.

Kecurigaan teknis menyembul mengenai musabab 'cetakan air-muka kaku': belum sempurnanya teknik fotografi (gambar baru dapat ditangkap setelah beberapa menit - slow exposure). Tapi, pasalnya, banyak lukisan juga galib memacakkan muka tanpa senyum.

Jawabnya, lansir The Guardian, adalah pribadi-pribadi itu emoh terlihat konyol. Hari-hari mereka bisa saja penuh dengan suka-cita. Namun, mereka sungkan memamerkannya secara berlebihan lewat foto.

Sebaliknya, saat berfoto, mereka konstan berpikir tentang waktu, ajal, dan kenangan

HANYA DISINI PERMAINAN YANG COCOK UNTUK ANDA PENGGILA CEME!!BANDAR CEME-foto zaman dulu tanpa senyuman



0 comments:

Post a Comment